
James merupakan salah satu pemain pilihan Ole Gunnar Solskjaer dalam proyek revolusi skuad MU. Dia didatangkan untuk menyelesaikan masalah MU di sayap kanan, yang sebenarnya terabaikan selama bertahun-tahun.
Performa James sejauh ini memuaskan, bahkan melampaui ekspektasi. Dia tidak kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain Solskjaer yang agresif dan gesit.
Uniknya, James sendiri ternyata terkejut dengan performa apiknya di MU. Mengapa demikian?
Terkejut
Berasal dari Swansea, James tahu diri. Dia sadar MU adalah klub yang jauh lebih besar, yang berarti dia mungkin harus menghangatkan bangku cadangan pada beberapa bulan pertama.
"Rencana saya musim ini adalah memainkan pertandingan sebanyak mungkin. Saya datang ke MU dengan berpikir bakal jadi pemain cadangan. Saya mencoba menembus tim inti secepat mungkin, tapi saya kira bakal butuh waktu lebih lama," buka James kepada Express.
"Ternyata saya langsung jadi pilihan utama, lebih cepat dari yang saya duga. Namun, saya sudah siap menerimanya. Saya bekerja keras selama musim panas."
"Ini tentang membuktikan bahwa orang-orang salah dan menunjukkan apa yang bisa saya lakukan," imbuhnya.
Jadi Pemain Inti
Peran James yang sekarang jauh lebih baik dari yang dia duga. James sudah menjadi salah satu pemain utama pilihan Solskjaer. Dia siap membantu tim sebaik mungkin, juga mencapai target pribadinya.
"Namun, sekarang saya sudah mulai bermain reguler, saya harus mengubah pandangan itu. Saya memasang target untuk mencetak 10 gol musim ini," lanjut James.
"Saya mencetak tiga gol dalam empat pertandingan, dan orang-orang mulai bertanya: 'akankah Anda mengubah target itu [10 gol]?'."
"Saya membantah: 'saya belum mencapai target itu jadi saya tidak akan mengubahnya dulu'," tandasnya.