
INIDEWA365 - Kekalahan Manchester United di laga leg pertama babak 16 besar Liga
Champions hari Rabu (13/2) lalu tidak terlihat mengkhawatirkan di mata
sang legenda, Ryan Giggs. Menurutnya, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer
tersebut memang sudah seharusnya kalah.
Klub berjuluk The Red
Devils itu dipaksa tunduk oleh raksasa Ligue 1, PSG, di hadapan
pendukung yang memadati stadion Old Trafford. Tanpa kehadiran Neymar dan
Edinson Cavani, Manchester United dihajar dua gol tanpa balas.
Hasil
tersebut menghentikan torehan tanpa kekalahan MU semenjak diasuh
Solskjaer, yang telah berjalan selama 11 pertandingan. Lebih dari itu,
peluang MU untuk melaju ke babak perempat final pun kian mengecil.
Kekalahan untuk Merendah
Meski
baru sekali kalah, namun kritikan yang ditujukan kepada MU tetap
berdatangan. Tapi Giggs tidak melihat ada yang salah dari kekalahan
bekas klubnya tersebut, tentu saja agar Paul Pogba dkk tidak merasa
sombong dengan rentetan kemenangannya.
"Manchester United bermain
dengan brilian sejak Ole mengambil alih, tapi kami semua tahu bagaimana
United, mereka berada di posisi yang salah di liga sebelum ia mengambil
alih, tapi mereka masih kekurangan pemain untuk menjadi penantang Liga
Champions di tiap tahunnya," tutur Giggs kepada Sky Sports.
"Tapi
ada pertanda yang menjanjikan, jadi untuk berjaga-jaga agar mereka
tidak terlalu sombong saat United menang, tapi tidak terlalu berkecil
hati setelah kalah dari PSG. Mereka harus kalah pada satu waktu!"
lanjutnya.
Kekalahan atas PSG tidak terlihat
seperti akhir dari segalanya untuk Giggs. Meskipun MU akan berhadapan
tim-tim besar Inggris di dua laga berikutnya, namun pelatih Timnas Wales
tersebut meyakini bahwa The Red Devils bisa segera bangkit.
"Masih
ada beberapa laga besar untuk klub bangkit kembali; partai yang berat
melawan Chelsea lalu Liverpool, mungkin pertandingan terbesar untuk
penggemar United," tambahnya.
"Tapi itu semua adalah laga yang
bagus untuk dijalani setelah menelan kekalahan, jadi anda tak perlu
membantu untuk membuat pemain bangkit kembali di laga-laga itu,"
tandasnya.
Rangkaian pertandingan kelas berat Manchester United
akan dimulai pada hari Selasa (19/2) nanti, dengan Chelsea sebagai
lawannya di FA Cup. Lima hari berselang, The Red Devils akan menjamu
Liverpool dalam laga lanjutan Premier League.