
INIDEWA365 - Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois angkat bicara seputar
manuver transfer Barcelona selama dua tahun terakhir. Courtois percaya
Barcelona sudah tidak bisa foya-foya untuk membeli pemain karena mereka
berpotensi melanggar FFP.
Pada tahun 2017 silam, Barcelona bisa
dibilang mendapatkan durian runtuh. Mereka menerima 222 juta Euro dari
PSG setelah mereka resmi melepas Neymar ke Parc Des Princes.
Setelah
penjualan Neymar itu, Barcelona aktif belanja pemain mahal. Mereka
tercatat menghabiskan hampir 500 juta Euro untuk belanja pemain di tiga
bursa transfer terakhir.
Courtois sendiri percaya dengan situasi
ini, Barcelona sudah tidak bisa menghamburkan uang untuk membeli pemain
mahal lagi. "Mereka [Barcelona] nampaknya harus mulai menjual pemain
mereka lagi," ujar Courtois kepada media Belgia, HLN.
Rawan Sanksi
Courtois
menilai saat ini rival Madrid itu lebih besar pasak daripada tiang,
sehingga mereka berpotensi mendapatkan sanksi FFP jika mereka terus
menghamburkan uang.
"Jika anda memperhatikan, Barcelona sudah
menghabiskan dana hampir dua kali lipat dari uang yang mereka terima
dari transfer Neymar."
"Siapa yang tahu jika mereka akan terkena masalah dengan aturan Financial Fair Play?"
Courtois sendiri juga menegaskan bahwa Real Madrid tidak perlu ikut-ikutan menghamburkan uang untuk membeli pemain mahal.
Sang
kiper menilai saat ini fokus Real Madrid adalah membangun ulang kembali
tim mereka, sehingga mereka hanya perlu mendatangkan pemain yang
dibutuhkan.
"Kami tidak boleh melihat pada tim lain, dan kami
harus fokus kepada diri kami sendiri. Kami sendiri sedang mencoba
membangun sebuah tim yang baru." tandasnya.
Dominan
Berkat belanja besar mereka, Barcelona berhasil mendominasi La Liga dalam dua tahun terakhir.