
INIDEWA365 - Ada gula, ada semut. Peribahasa tersebut nampaknya layak dipakai untuk
melihat karir cemerlang Federico Chiesa. Kini dia sedang dalam performa
yang baik dan banyak klub papan atas yang berniat untuk membelinya.
Federico
Chiesa menjalani debutnya di tim utama Fiorentina pada musim 2016/17
lalu. Sejak saat itu, dia kerap disebut sebagai rising star sepak bola
Italia. Performanya pun makin apik pada musim 2018/19 ini.
Tidak
heran jika banyak klub kemudian ingin mendapatkan servis pemain berusia
21 tahun. Salah satunya adalah raksasa dari Spanyol yakni Real Madrid.
El Real diklaim kepincut dengan aksi Chiesa.
Ramaikan Perburuan Chiesa
Federico
Chiesa sejauh ini telah mencetak 10 gol untuk Fiorentina di semua
kompetisi yang dijalani. Jumlah yang cukup banyak bagi pemain yang
posisi sebagai winger. Apalagi, usia Chiesa juga baru menginjak 21
tahun.
Dengan catatan tersebut, Chiesa pun jadi buruan banyak klub. Dikutip dari Corriere dello Sport, Real Madrid hanya salah satunya.
Selain
Madrid, Chiesa juga sudah memicu ketertarikan dari sederet klub lain.
Dari Italia, ada Napoli, Juventus dan Inter Milan yang tertarik. Dari
Inggris ada duo klub Manchester yang berebut jasa Chiesa. Pun begitu
dengan Bayern Munchen dari Jerman.
Masih dari sumber yang sama,
Fiorentina sejatinya tidak keberatan untuk melepas Chiesa. Namun, mereka
akan menuntut harga yang mahal. La Viola diklaim akan meminta tebusan
senilai 60 juta euro pada peminat Chiesa.
Warisi Bakat dari Sang Ayah
Kehadiran
Federico Chiesa di Serie A sejatinya tidak membuat publik Italia kaget.
Sebab, sejak awal dia memang sudah diprediksi jadi pemain besar. Sebab,
dia mewarisi bakat dari sang ayah yakni Enrico Chiesa.
Selain
membela timnas Italia, saat masih aktif bermain, Enrico juga pernah
menjadi bagian dari beberapa klub elit Serie A. Enrico pernah membela
Lazio, Fiorentina, Sampdoria hingga Parma.
Selain Enrico dan
Federico Chiesa, masih ada satu lagi dari keluarga ini yang jadi pemain
bola. Ada Lorenzo Chiesa, adik dari Federico, yang kini masih bermain di
akademi Fiorentina. Lorenzo juga menjadi ball boy saat Fiorentina
bermain.