
INIDEWA365 - Bek Juventus Giorgio Chiellini menegaskan bahwa kasus pemerkosaan yang
menimpa Cristiano Ronaldo tak sampai mengganggu ketenangan ruang ganti
Bianconeri.
Beberapa bulan terakhir, konsentrasi Ronaldo diusik
oleh tudingan pemerkosaan yang dilontarkan oleh seorang perempuan
bernama Kathryn Mayorga.
Ia mengklaim superstar asal Portugal itu
telah memperkosa dirinya di salah satu hotel di Las Vegas pada tahun
2009 silam. Mayorga juga mengatakan bahwa Ronaldo telah memberinya uang
tutup mulut sebesar 375 ribu US dolar.
Namun, belakangan Mayorga
justru meminta Ronaldo membayar tambahan sebesar 200 ribu US Dolar
sebagai biaya ganti rugi. Ia juga mengaku pernah dipaksa menandatangani
perjanjian tutup mulut oleh spesialis proteksi reputasi personal yang
mewakili CR7.
Tetap Kondusif
Chiellini mengatakan
bahwa kasus itu tak sampai mengusik Ronaldo. Hal tersebut juga tidak
sampai menpengaruhi suasana di ruang ganti Juventus.
Ia
mengatakan bahwa tak ada satu pemain pun yang sekarang ini sampai
mengungkit kasus itu. Semuanya fokus pada masalah yang terpenting yakni
di atas lapangan.
“Tentunya tidak," jawab Chiellini pada BBC Sport saat ditanya apakah kasus ini berefek negatif pada skuat Bianconeri.
"Kami tidak pernah membicarakannya di ruang ganti kami dan Cristiano hanya bisa memikirkan sepakbola saja," tegasnya.
Chiellini
kemudian mengungkapkan apa yang dipikirkannya saat Ronaldo akan gabung
Juventus pada musim panas lalu. Saat itu ia mengaku tidak percaya CR7
bersedia pindah ke Turin.
Chiellini mengaku ia sampai harus
mengkonfirmasi kabar tersebut ke presiden klub. Pasalnya ia menganggap
kepindahan tersebut tidak normal.
"Saya tidak percaya pada
awalnya. Tetapi setelah beberapa hari desas-desus saya berbicara dengan
[Presiden] Andrea [Agnelli] dan saya terkejut," kenangnya.
"Saya pikir bagi banyak penggemar dan juga para pemain, itu tidak terlalu normal," pungkasnya.