Breaking News
Loading...
Monday, August 19, 2019

Info Post


INIDEWA365 - Chelsea disebut bakal kesulitan mencapai target di Premier League 2019/20 ini jika tidak mampu menemukan cara mencetak gol ke gawang lawan. The Blues tidak punya striker yang bisa diandalkan.

Musim ini merupakan musim pertama Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea, musim yang sangat berat. Dia tidak bisa mendatangkan pemain baru karena embargo transfer, Lampard hanya bisa mengandalkan pemain yang sudah ada.

Masalahnya, setelah melewati tiga pertandingan sejauh ini, Chelsea tampak kesulitan mencetak gol. Lampard tidak punya striker hebat yang benar-benar bisa diandalkan mencetak gol.

Kekurangan inilah yang kian mempersulit posisi Lampard.

Tidak Punya Pencetak Gol
Masalah Chelsea sederhana, tapi tak mudah diselesaikan. Mereka masih berusaha mengatasi kepergian Eden Hazard, tapi justru tidak punya striker yang bisa mencetak gol secara reguler

Olivier Giroud tidak cukup bagus, Tammy Abraham masih sangat muda. Jika dibandingkan dengan tim-tim Top Six lainnya, lini serang Chelsea terbilang paling lemah.

"Saat ini, bicara tentang daya gempur tim, saya kira mereka tidak punya kekuatan itu. Tim yang mendominasi pertandingan seperti saat melawan MU dan Leicester itu seharusnya bisa menang dengan nyaman," kata analis Sky Sports, Paul Merson.

"Namun, mereka harus menerima fakta bahwa mereka tidak akan bisa menghajar tim lawan karena tidak punya pencetak gol yang bisa diandalkan."

Sulit Empat Besar
Merson yakin permainan Chelsea secara keseluruhan sudah sangat baik. Lini tengah mereka bisa mencetak gol dan bisa menciptakan peluang. Jika saja Chelsea punya penyerang yang lebih bagus, gol-gol itu akan datang.

"Katakanlah seperti ini: jika Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang bermain untuk Chelsea, mereka bisa jadi sudah mendapatkan enam poin," sambung Merson.

"Dan karena itulah saya mencemaskan peluang Chelsea menembus empat besar jika anda melihat tim-tim pesaing mereka untuk empat besar, daya gempur itulah yang memisahkan kualitas mereka," pungkasnya.